Neraca perdagangan jasa Indonesia pada kuartal II-2026 kembali defisit dengan nilai mencapai minus US$ 5,9 miliar.
Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengakui masih terdapat kekurangan dalam mendistribusikan bantuan korban gempa NTT.
Teropong Potensi BI Rate Naik dan Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun 2026