Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan potensi emas yang masih disimpan 'di bawah bantal' oleh masyarakat sangat besar, mencapai 1.800 ton.

Debit air yang terus menyusut drastis mengakibatkan pendangkalan di sejumlah titik, hingga memunculkan hamparan pasir dan daratan baru di tengah aliran sungai.

Menteri PUPR Sutami, dijuluki "Menteri Termiskin", memilih hidup sederhana meski memimpin proyek besar. Karyanya masih dirasakan hingga kini.